Jumat, 21 November 2008

WORTEL - TELUR - KOPI BUBUK

Letakkan 3 panci yang berisi air di atas kompor. Pada panci pertama, letakkan beberapa buah wortel. Pada panci kedua letakkan beberapa butir telur. Pada panci ketiga letakkan beberapa sendok kopi bubuk. Kemudian panaskan ketiga panci tersebut selama 15 menit. Apa yang terjadi....?? Wortel yang semula keras menjadil lunak. Telur yang semula lunak menjadi keras. Kopi bubuk menjadi hilang. Tetapi air pada wadah kopi tersebut menjadi berwarna hitam dan berbau aroma kopi nikmat.

Sekarang coba pikir tentang hidup ini, Hidup tidaklah selalu mudah. Hidup tidaklah selalu menyenangkan. Terkadang hidup adalah sangat berat. Sesuatu yang kita harapkan tidak selalu terkabul. Orang-orang tidak selalu memperlakukan kita seperti yang kita harapkan. Kita kerja keras siang-malam tetapi hanya mendapatkan hasil yang sedikit. Apa yang terjadi ketika posisi kita menjadi sulit seperti ini ...?

Sekarang coba pikirkan tentang ketiga buah panci tersebut. Panasnya air dalam panci tersebut menggambarkan tentang persoalan-persoalan dalam hidup kita. Kita bisa seperti wortel. Awalnya keras dan kuat, akhirnya menjadi lunak dan lemah. Kita hanya mendapat capek. Kita kehilangan harapan. Tidak ada lagi semangat untuk berjuang. Jangan menjadi seperti Wortel..!!

Kita bisa seperti telur. Awalnya lunak, akhirnya menjadi keras sampai tidak mempunyai perasaan. Kita tidak peduli akan orang lain. Kita benci akan orang lain. Sehingga kita tidak menjadi diri kita sendiri. Kita menjadi keras dan kaku. Tidak ada perasaan lembut timbul di hati kita. Jangan menjadi sepert telur...!!

Kita bisa seperti kopi bubuk. Air tidak merubah kopi bubuk, justru kopi bubuk yang merubah air. Air telah menjadi berbeda karena adanya kopi bubuk. Lihatlah... Rasakan aromanya... Minumlah....Rasa hangatnya air kopi, aroma yang nikmat. Kita bisa seperti kopi bubuk. Kita dapat membuat sesuat yang bagus dari sesuatu yang jelek. Kita belajar beberapa hal yang baru. Kita mengetahui ilmu pengetahuan baru. Keahlian baru dan kepandaian baru. Kita tumbuh berkembang dari pengalaman. Kita buat dunai di sekitar kita menjadi lebih baik. Untuk menjadi suksek. Kita harus mencoba, mencaba dan terus mencoba....

Kita harus percaya apa yang kita lakukan..

Kita harus sabar..

Kitaharus giat..

Kita harus tekun..


Persoalan dan kesukaran menjadikan kita berubah menjadi lebih kuat.... lebih baik ..... lebih matang. Apakah kita akan menjadi seperti Wortel...? Atau menjadi seperti Telur...? Atau menjadi seperti Kopi Bubuk... ? JADILAH SEPERTI KOPI BUBUK...!!!